Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pelayanan Prima

REVIEW "SEMINAR NASIONAL UPAYA PEMERINTAH DALAM PENERAPAN PELAYANAN PRIMA TERHADAP TENAGA PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL"

Narasumber : Dr. Budi Hermawan., M.Phil.,SNE. Tren Global dan Masa Depan Pendidikan  Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan. Seiring dengan kemajuan teknologi, masyarakat dan profesional negara Indonesia mengalami transformasi yang cepat. Perubahan-perubahan ini berdampak signifikan pada bidang pendidikan, sehingga memunculkan banyak tren baru bagi para pendidik dan peserta didik pada tahun 2024. Untuk melibatkan siswa secara efektif, fasiliator pembelajaran harus selalu mengikuti perkembangan terkini, teknik pembelajaran yang inovatif, dan faktor kunci yang mempengaruhi pembelajaran di kelas. Dengan memahami tren ini, siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan berdampak. Pertumbuhan kemampuan teknologi berarti kini telah tersedia berbagai media dan alat pendukung pembelajaran untuk membantu siswa penerima pendidikan berkualitas tinggi dengan mengikuti tren. Dan berk...

PENGAWASAN PELAYANAN PUBLIK

Pengertian Pengawasan Menurut Siagian mengatakan bahwa pengawasan merupakan proses pengamatan dari pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk menjamin agar semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya. Sedangkan menurut George R. Terry mengatakan bahwa pengawasan dapat diartikan sebagai mendeterminasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan, maksudnya mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu, merupakan tindakan-tindakan korektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dari beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengawasan merupakan sebuah proses untuk memastikan bahwa semua aktivitas yang sudah ataupun belum terlaksana telah sesuai denga napa yang telah direncanakan sebelumnya. Pengawasan pelayanan publik merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan praktik Pembangunan yang bersih dan akuntabel melalui pencegahan maladministrasi da penyelesaian aduan masyarakat. Mak...

PERAN HUMAS DALAM MANAJEMEN ORGANISASI PUBLIK

Opini publik sering dikenal dengan istilah lain yaitu pendapat umum. Opini publik ini merupakan pengintegrasian pendapat dari sekumpulan orang yang menaruh perhatian terhadap sesuatu issue atau pokok permasalahan yang sifatnya kontroversial. Opini setiap orang pasti berbeda-beda dengan siapa yang beropini, bagaimana pendidikannya,dimana tempat tinggalnya, dan sebagainya. Opini dari setiap orang mengenai permasalahan yang actual dan hangat dibicarakan mempunyai kecenderungan menjadi opini publik. Dengan adanya opini publik, organisasi/pemerintah/swasta menjadi tahu mengenai bagaimana pandangan pelanggan atau masyarakat, sehingga bisa menetukan strategi apa yang tepat untuk dapat mempengaruhi opini publik. Selain itu, terdapat beberapa fungsi adanya opini publik sebagai berikut: Menambah citra baru Mempertahankan citra yang sudah terbangun Memperbaiki citra yang terpuruk Menguatkan citra untuk bersaing Menguatkan dan mempertahankan citra Ketika berada di puncak Syarat dan Pros...

MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK

Tidak ada seorang pun atau warga dari suatu negara yang dapat menghindari atau lepas dari berbagai bentuk interaksi dengan pemerintah. Pada saat  yang sama,  pemerintah merupakan satu-satunya organisasi atau lembaga  yang mempunyai legitimasi (keabsahan) dari masyarakat untuk memenuhi segala bentuk  kebutuhan masyarakat dalam bentuk pelayanan publik yaitu proses dalam memberikan pelayanan publik mengenai kualitas pelayanan yang harus terus ditingkatkan agar dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat yang dilayaninya. Sebab, kepuasan masyarakat terhadap pemerintah merupakan tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam menyelenggarakan pelayanan publik. Menurut Gronroos (1990) mengatakan bahwa pelayanan merupakan suatu aktivitas atau serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara pelanggan dengan karyawan atau hal-hal lain yang disediakan oleh Perusahaan pemberi pelayanan yang dimaksudkan untuk...

PERILAKU KONSUMEN

   Apa perbedaan konsumen dan pelanggan? Diantara kalian pasti masih ada yang keliru mengenai perbedaan keduanya. Terdapat clue atau kunci yang dapat kita pahami “Seorang pengguna belum tentu adalah pelanggan, dan seorang pelanggan bisa termasuk konsumen, bisa juga tidak”. Terdapat suatu contoh dimana seseorang yang membeli bahan makanan dari supermarket untuk dirinya sendiri menjadi pelanggan supermarket. Setelah mengonsumsi bahan makanan, pelanggan tadi menjadi konsumen. Kenapa bisa dikatakan begitu? Karena pelanggan merupakan orang yang membeli barang sedangkan konsumen adalah orang yang merupakan pengguna akhir suatu barang dan jasa.    Dalam pelayanan prima apakah perilaku konsumen itu penting untuk kita pelajari? Tentu saja, karena kunci pelayanan prima adalah “Pemahaman yang baik terhadap pelanggam”, jadi memahami sudut pandang pelanggan berarti menyadari bahwa kepuasan pelanggan tidak sekedar membeli produk, melainkan juga memenuhi berbagai unsur emosi dan af...

KONSEP PELAYANAN PRIMA

    Hakikat pelayanan prima bertitik tolak pada usaha-usaha yang dilakukan perusahaan untuk melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya. Jadi pelayanan prima merupakan pelayanan terbaik yang diberikan perusahaan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Pelayanan dapat dikatakan prima, jika pelanggan mencapai kepuasan dan sesuai dengan harapan pelanggan. Pelayanan terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu : 1. Core service , yaitu pelayanan yang menawarkan produk utamanya. 2. Fasilitating service , yaitu pelayanan tambahan. 3. Supporting service , yaitu pelayanan tambahan atau pendukung untuk meningkatkan nilai pelayanan.     Pada pelayanan prima tentu saja terdapat tujuannya, yaitu: 1. Untuk memberikan pelayanan yang bermutu tinggi kepada pelanggan. 2. Untuk menimbulkan kepercayaan pelanggan. 3. Untuk menghindari terjadinya tuntutan yang tidak perlu di kemudian hari terhadap produsen. 4. Untuk menciptakan kepuasan pelanggan. 5. Untuk mempertahankan pelanggan.    ...