Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN AGAMA

Materi Pendidikan Agama Pertemuan 10

  SYARAT IBADAH DITERIMA      Allah Azza wa Jala mewajibkan seluruh hamba-Nya untuk beribadah kepada-Nya. Kemudian Dia akan memberikan balasan yang lebih baik dari apa yang telah mereka amalkan. Namun ibadah akan diterima oleh Allâh Azza wa Jalla , jika memenuhi syarat-syarat diterimanya amal sebagaimana telah dijelaskan oleh Allâh dan Rasul-Nya. Syarat-syarat tersebut ada tiga, yaitu: iman, ikhlas, dan ittiba’. Inilah sedikit penjelasan tentang tiga perkara ini: - IMAN Secara bahasa Arab, sebagian orang mengartikan iman dengan: tashdîq (membenarkan atau meyakini kebenaran sesuatu); thuma’ninah (ketentraman); dan iqrâr (pengakuan). Makna yang ketiga inilah yang paling tepat. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Dan telah diketahui bahwa iman adalah iqrâr (pengakuan), tidak semata-mata tashdîq. Iqrâr (pengakuan) mencakup perkataan hati, yaitu tashdîq (membenarkan atau meyakini kebenaran), dan perbuatan hati, yaitu inqiyâd (ketundukan hati)”. [1] Dengan demikian, ...

Materi Pendidikan Agama Pertemuan 9

  Muraqabatullah; Puncak Kesempurnaan Ibadah Dapat dikatakan, bahwa puncak ibadah dan sempurnanya ketaatan kepada Allah akan diraih oleh seorang hamba saat ia benar-benar telah memiliki sifat muraqabatullah; merasa senantiasa diawasi oleh Allah. Keyakinan dan kesadaran yang kontinyu terhadap sifat-sifat Allah yang Mahatinggi seperti sifat ilmu, pendengaran, pengawasan, penjagaan dan penglihatan-Nya akan membawa seorang hamba kepada sikap dan sifat ini. Itulah sebabnya mengapa Allah dalam Al Qur`an begitu sering mengabarkan dan menetapkan bagi diri-Nya sifat-sifat diatas dan kemahasempurnaannya. Allah al ‘Aliim, al Hafiidz, ar Raqiib, al Khabiir, al Lathiif, al Bashiir, as Samii’, ‘Aalimul ghaibi wasy syahaadah. Ilmu Allah sangat luas, meliputi langit dan bumi, yang nampak dan tersembunyi, lahir dan batin, besar dan kecil. Tidak ada yang satu pun dari makhluk Allah yang tersembunyi dari-Nya. Tidak ada tempat dan saat dimana Allah tidak mengetahui apa yang terjadi di dalamnya. Jika d...

Tugas Pendidikan Agama

PENGENALAN DIRI  Saya adalah manusia atau makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dari saripati tanah, yang diberi potensi aqliyah, ruhiyah dan jasadiyah. Karena potensi tersebut, saya sebagai manusia ditetapkan oleh Allah SWT sebagai makhluk tertinggi kedudukannya diantara makhluk lainnya. Diciptakannya saya sebagai manusia oleh Allah SWT tidak lain untuk taat dan patuh terhadap perintah dan larangannya. Saya juga diciptakan di dunia ini untuk memberi manfaat bagi lingkungan ataupun orang lain.    Setiap orang dilahirkan dengan potensi dan kecerdasan yang begitu luar biasa. Tetapi sering saya tidak sadari akan hal itu, bahkan sampai dengan sekarang. Potensi sangat berguna untuk bekal memasuki kehidupan selanjutnya. Potensi juga bisa disebut sebagai kesanggupan atau kekuatan yang dapat dikembangkan dan memiliki peranan penting keberhasilan seseorang dalam belajar ataupun bekerja.    Potensi bisa berbicara mengenai “siapa saya?” dan “kemampuan apa yang saya miliki...